
Rumah bagi Karbon Biru Dunia
Potensi ekosistem pesisir Indonesia
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki 17.504 pulau dan garis pantai lebih dari 95 ribu kilometer. Di sepanjang pesisir itulah tumbuh ekosistem karbon biru: hutan mangrove, padang lamun, dan rawa asin pasang surut yang menyerap karbon dari atmosfer lalu menyimpannya di dalam tanah dan sedimen.
Indonesia memiliki tutupan mangrove seluas 3,455 juta hektare berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, sekitar 20 sampai 25 persen dari ekosistem mangrove dunia. Sebanyak 730.653 hektare di antaranya berada di area penggunaan lain (APL) yang menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Pemerintah Daerah. Di bawah permukaan laut, padang lamun Indonesia terpetakan seluas 660.156 hektare berdasarkan Peta Lamun Nasional 2025.
Ketiga ekosistem ini tumbuh berdampingan dan saling terhubung, membentuk satu bentang alam yang menahan sedimen, meredam gelombang, dan menjadi rumah bagi beragam biota laut.
0,000 juta ha
tutupan mangrove Indonesia, sekitar 20–25% mangrove dunia
0 ha
padang lamun terpetakan
0 ha
mangrove di APL, kewenangan KKP bersama Pemerintah Daerah
0 ton
karbon tersimpan per hektare mangrove (rata-rata)





































